Live Support Centre

Sumber Daya Klien

Apa itu Indikator Teknikal

Indikator Teknikal adalah hasil perhitungan/algoritma matematika yang dirancang oleh para trader profesional dan berdasarkan pada indikasi harga atau volume.

Nilai yang diperoleh digunakan untuk membuat berbagai pola yang dapat ditambahkan pada grafik dan digunakan trader untuk memprediksi kemungkinan perubahan harga dan juga perkiraan waktu yang sesuai untuk membuka posisi beli atau jual. Selain itu, indikator ini juga digunakan untuk memprediksi kapan trader perlu menutup posisi terbuka saat ini.

Ada banyak indikator teknikal. Berikut ini adalah beberapa jenis yang paling umum:

Dukungan (Support) dan Resistensi (Resistance)

  • Ketika pasar bergerak pada arah tertentu dan kemudian berputar, lalu berubah arah, titik tertinggi yang tercapai sebelum pasar berubah arah disebut Tingkat Resistensi. Dengan cara yang sama, tingkat terendah yang dicapai pasar sebelum berubah arah disebut Tingkat Dukungan.
  • Penting untuk diingat bahwa jika pasar melewati suatu tingkat resistensi, maka tingkat resistensi tersebut juga dapat menjadi tingkat dukungan baru. Hal yang sama berlaku pada arah sebaliknya. Tingkat resistensi dan dukungan sebelumnya juga digunakan sebagai indikator untuk perubahan arah yang akan datang dan juga kemungkinan titik masuk ke pasar.

Support and Resistance 

Rata-Rata Bergerak

  • Rata-rata bergerak menunjukkan rata-rata harga pada jangka waktu yang ditentukan dengan mengikutsertakan harga penutupan terkini selama jangka waktu yang ditentukan dan hasilnya kemudian dibagi oleh jumlah data harga yang digunakan dalam perhitungan. Sebagai contoh: Pada rata-rata bergerak 10 hari, 10 harga penutupan terakhir dijumlahkan dan kemudian dibagi 10.
  • Ada empat jenis Rata-rata Bergerak (Moving Average / MA), yaitu: MA Sederhana, MA Eksponensial, MA Mulus, dan MA Tertimbang. Perbedaan antara berbagai jenis rata-rata bergerak ini hanyalah dalam hal koefisien yang diterapkan pada data terkini.
  • Rata-rata bergerak digunakan untuk menentukan area dukungan dan resistensi, titik masuk ke pasar, untuk menegaskan arah suatu tren, dan untuk memuluskan fluktuasi harga dan volume
  • Arah indikator menunjukkan apakah tren bullish dan bearish sedang dialami pasar pada saat itu.
  • Dengan dua atau lebih rata-rata bergerak yang diterapkan pada satu grafik, semakin jauh mereka terpisah satu sama lain, maka semakin kuat indikasi tren saat ini.
  • Rata-rata bergerak yang bersilangan menegaskan perubahan suatu tren. Ini hanyalah suatu penegasan atau konfirmasi karena perubahan indikator ini lebih lambat dibandingkan dengan perubahan harga

Moving Average 

Osilator

  • Osilator dirancang untuk mengindikasikan kemungkinan perubahan tren instrumen trading tertentu dengan menunjukkan apakah instrumen overbought atau oversold, sehingga trader dapat menentukan kapan perubahan tren keseluruhan akan terjadi sehingga dapat mengetahui titik masuk di dalam pasar.
  • Indikator RSI digunakan untuk menentukan keadaan pasar – baik pasar overbought, oversold, atau stabil. Jika RSI mancapai puncak pada zona atas [overbought {sinyal jual), >70] dan kemudian kembali ke zona tengah, harga akan bergerak dalam arah yang sama. Jika RSI mencapai bagian bawah zona [oversold (sinyal beli), < 30] dan kemudian kembali ke zona tengah, harga akan bergerak pada arah yang sama. Dengan kata lain, pergerakan harga dan RSI berkorelasi.
  • Osilator Stokastik digunakan pada penentuan tren pasar. Jika kedua garis mencapai bagian zona atas [di atas tanda 80% (sinyal jual)] dan kemudian indikator kembali ke zona tengah, maka harga akan bergerak pada arah yang sama. Jika kedua garis mencapai bagian zona bawah [di bawah tanda 20% (sinyal beli)] dan kemudian indikator kembali ke zona tengah, harga akan bergerak pada arah yang sama.

Oscillators 

Retracement

  • Instrumen trading biasanya mengikuti kembali trade hari sebelumnya. Retracement yang paling populer adalah indikator Retracement Fibonacci yang merupakan perangkat grafik yang digunakan untuk menentukan tingkat dukungan dan resistensi suatu instrumen.
  • Tingkat Retracement Fibonacci dibuat dengan menggambarkan garis tren di antara dua titik ekstrem dan kemudian membagi jarak vertikal menurut persentase yang ditentukan.
  • Retracement Fibonacci dapat meliputi hingga 13 garis. Untuk menemukan tingkat retracement ini, Anda harus mengidentifikasi Titik Swing Tertinggi dan Titik Swing Terendah (perubahan ekstrem pada arah tren)

Retracements