Live Support Centre

Perdagangan Forex

Komoditas Lunak

Komoditas Lunak menyajikan diversifikasi yang baik bagi pedagang, karena harga komoditas dibangun di sekitar pergerakan dan pengiriman aset fisik. Pedagang memasuki pasar yang menarik bersama pemasok, pedagang, dan pembeli besar yang melindungi harga mereka pada pengiriman berjangka, dan mengunci persediaan strategis utama. Pada saat jatuh tempo, masing-masing ‘perdagangan keuangan’ meningkatkan pengiriman kargo komoditas ke suatu tempat di dunia.

Karenanya, pedagang harus menyadari dasar-dasar Komoditas Lunak. Dasar-dasar ini akan menang dalam jangka yang lebih panjang, karena pertumbuhan dunia tetap menjadi pendorong utama harga komoditas: singkatnya, orang akan terus menginginkan, dan membutuhkan, energi dan pangan.

Kopi:

Kopi merupakan salah satu komoditas kas terpenting di dunia mengingat kita semua menikmati aroma dan citarasa espresso yang enak.  Pohon kopi tumbuh di wilayah tropis antara Tropis Kanker dan Kaprikornus di daerah dengan curah hujan berlimpah, suhu hangat sepanjang tahun rata-rata sekitar 70 derajat Fahrenheit, dan tidak ada es. Faktor musim memiliki pengaruh yang signifikan terhadap harga kopi. Tidak ada puncak ekstrem dalam produksi dunia kapan pun dalam waktu setahun, meskipun konsumsi kopi menurun dalam bulan-bulan musim panas yang hangat. Namun demikian, bulan Juni, Juli, dan Agustus biasanya menunjukkan lonjakan harga karena adanya kemungkinan kekhawatiran bekunya kopi selama musim dingin di belahan bumi selatan tempat kopi diproduksi.

Gula:

Karena penggunaannya yang luas, gula merupakan salah satu komoditas yang paling banyak diperdagangkan di dunia. Tebu dibudidayakan di wilayah tropis dan subtropis di seluruh dunia kira-kira antara Tropis Kanker dan Kaprikornus. Tebu tumbuh sangat baik dalam iklim yang panas dan dingin tempat hujan deras turun yang diikuti oleh musim kemarau. Pedagang harus memerhatikan bahwa gula juga digunakan untuk bahan bakar hayati sehingga penggunaan bahan bakar hayati meningkat, produksi gula dunia harus meningkat untuk memenuhi permintaan yang sangat besar.

Kakao:

Kakao, atau "makanan para Dewa" demikian bangsa Spanyol menyebutnya, merupakan nama umum untuk bubuk yang berasal dari biji buah pohon kakao. Pohon kakao membutuhkan iklim panas dan hujan agar dapat tumbuh subur. Produksinya biasanya terbatas pada daerah yang letak geografisnya tidak lebih dari 20 derajat utara atau selatan khatulistiwa. Empat produsen besar kakao di Afrika, yaitu Pantai Gading, Ghana, Nigeria dan Kamerun, bersama-sama menyumbang sekitar dua pertiga produksi kakao dunia. Konsentrasi geografis dan ketidakstabilan politik produsen utama membuatnya menjadi pasar yang sangat fluktuatif.

Kapas:

Kapas ditemukan lebih dari 5000 tahun yang lalu, dan telah menjadi salah satu komoditas yang lebih berpengaruh karena penggunaan yang luas dalam produk yang berbeda. Kapas adalah serat alami lembut yang tumbuh di sekitar biji tanaman kapas yang memerlukan banyak air. Karenanya, Fluktuasi harga dapat sangat tinggi. Puncak musim cenderung terjadi antara bulan Maret dan Juli. Tiongkok jauh ini merupakan produsen dan konsumen kapas terbesar. India berada di posisi kedua, dan Amerika Serikat berada di posisi ketiga.

Jus Jeruk:

Jus jeruk, atau lebih tepatnya jus jeruk beku, merupakan pendatang yang relatif baru di pasar komoditas karena jangka waktunya yang lama, jus jeruk dikonsumsi sebagai jus buah segar karena masa penyimpanannya yang relatif singkat. Baru di tahun 1940-an industri mulai membekukan konsentrat Jus Jeruk. Brasil dan Amerika Serikat merupakan produsen terbesar, tetapi pola cuaca dapat sangat berpengaruh pada kedua negara tersebut.

 

Simbolukuran lotMargin yang digunakan
per 1 lot
Min. SebaranPlatformTanggal pergantian
berikutnya
Waktu
sesi
Kapas10,000 lb2%35 poinMT4, cTrader14/4/201809:00-21:15
Gula10,000 lb2%7 poinMT4, cTrader28/02/201810:30-20:00
Kopi10,000 lb2%5 poinMT4, cTrader14/4/201811:15-20:30
Kakao1 Ton2%5 poinMT4, cTrader14/4/201811:45-20:30
Jus Jeruk2,000 lb2%10 poinMT4, cTrader28/02/201815:00-21:00